Bukan Tidak! Tapi, Belum

by monamuliaa

Bagaimana perasaanmu saat memimpikan sesuatu namun tidak (belum) mampu mewujudkannya? Bagaimana juga perasaanmu saat menginginkan sesuatu hal namun tidak (belum) mampu untuk mendapatkannya? Apakah itu membuatmu putus asa? Apakah itu membuatmu berpikir untuk berhenti berharap? Apakah kamu menyalahkan dirimu karena selalu menjadi orang yang tak pernah beruntung? Apakah kamu meratapi semua ketidak beruntunganmu?

Mungkin yang kamu lakukan hanyalah menangis saat melihat orang lain mampu mewujudkan mimpinya atau mendapatkan sesuatu hal yang juga kamu inginkan, bahkan sangat kamu inginkan. Kamu melihat mereka tertawa bahagia, mendengar cerita-cerita mengagumkan tanpa pernah mereka tahu bagaimana perasaanmu. Apakah itu menyedihkan? Apakah itu sangat menyakitkan?

Lalu apakah kamu harus (akan) berhenti berharap? Berhenti bermimpi hanya karena satu kesempatan yang tidak (belum) mampu kamu dapatkan (manfaatkan)? Sungguh menyedihkan jika kamu menjawab IYA. Lalu apa yang harus kamu lakukan? Jaga terus mimpimu, teruslah memimpikannya.

Mungkin beberapa orang selalu bilang “Kesempatan tidak datang dua kali” dan mungkin juga hal itu benar namun percayalah bahwa sesungguhnya suatu saat kesempatan akan kembali datang. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana kamu berusaha untuk mewujudkan mimpi itu agar suatu saat jika kesempatan itu kembali datang kamu telah siap untuk menyambutnya.

Percayalah suatu saat nanti kamu mampu mewujudkan harapan dan mimpi-mimpimu. Suatu saat nanti giliranmulah yang tersenyum bahagia. Mari menunggu saat itu tiba dan kita bisa berbagi cerita 🙂

Advertisements